Mau Ini Salah, Mau Itu Salah, Hubungan Kok Beracun Amat, Yah?

Alena Darmel on Pexels

Penulis:        Rai Liru
Editor:          Fatio Nurul Efendi

Cangkeman.net - Hubungan berbunga-bunga apa hubungan beracun? Yuk, kenali apa itu hubungan beracun agar kamu bisa lebih bahagia!

Hubungan beracun adalah suatu hubungan yang memiliki dampak negatif dan merugikan bagi salah satu pihak atau kedua belah pihak. Biasanya terjadi karena salah satu pihak memiliki perilaku yang tidak sehat, seperti kebiasaan memojokkan, membatasi kebebasan, atau mengabaikan perasaan lawan bicara. Dalam hubungan seperti ini, salah satu pihak sering merasa tidak nyaman dan tidak bahagia. Sedih banget, ya.

Ciri hubungan beracun
Berikut adalah beberapa ciri dari hubungan beracun:

1. Kontrol yang berlebihan
Dalam sebuah hubungan, biasanya akan ada salah satu pihak yang lebih dominan, sementara yang lainnya mengikuti. Namun, dominan di sini bisa berarti baik bila memang ia hanya dominan sebagai seorang pemimpin, bukan penguasa yang selalu ingin mendapatkan keuntungannya sendiri.

2. Keengganan untuk memberikan ruang dan kebebasan
Para pelaku hubungan beracun biasanya akan mengontrol pasangannya seerat mungkin. Entah karena cinta yang berlebihan, entah karena ia memang memiliki masalah tertentu. Namun demikian, perilaku terlalu mengontrol pasangan itu bukanlah sesuatu yang baik sebab bisa mengerdilkan kepribadian pasangannya sehingga tak bisa berkembang.

3. Serangan pribadi dan emosional
Biasanya, pelaku hubungan beracun tak akan segan mengkritik pasangannya dengan tajam. Kritikan tentu diperlukan, ya, tetapi hanya dalam batas tertentu, tanpa membatasi pasangannya, dong.

4. Kebiasaan membatasi kontak dengan orang lain
Masih berhubungan dengan yang di atas, tetapi yang ini lebih spesifik soal hubungan bersosial. Eits, ini bisa lebih parah, lho, karena bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang. Pada dasarnya, kita adalah makhluk sosial. Itu naluri dan tak bisa dibatasi, ya.

5. Kebiasaan menyalahkan atau menghakimi
Hmm ... siapa, nih, yang paling sering disalahin? Biasanya, sih, cowok, ya. Tapi, jan sampe kalian membiasakan diri dengan orang yang terlalu sering menyalahkanmu untuk sesuatu yang sama sekali ngga kamu ketahui!

6. Kebiasaan membuat lawan bicara merasa bersalah atau tidak berharga
Duh, siapa, sih, yang ngga nyesek kalo ngga dihargain? Pasti semua, ya.

7. Kebiasaan mengabaikan perasaan dan kebutuhan lawan bicara
Pas lagi pen diperhatiin, yang diminta perhatiin malah ngga ada. Alih-alih mau rumah sebagai tempat berkeluh-kesah, kita malah dapet rumah angker. Kerjaanya cuman dateng pas lagi butuh aja. Nyesek banget.

8. Kebiasaan membawa perasaan lawan bicara naik turun
Kita pasti seneng, ya, dapet kejutan. Tapi, ya, bukan dijatuhin pas lagi seneng-senengnya juga.

Cara Menghadapi Hubungan Beracun

Menghadapi hubungan beracun bisa menjadi hal yang sulit dan membingungkan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi situasi tersebut:

Tunjukkan kepada diri sendiri bahwa tindakan yang tidak baik tidaklah pantas. Jangan terima tindakan yang membahayakan diri dan merugikan emosi kamu.

Carilah bantuan profesional. Terapis atau konselor dapat membantumu memahami situasi dan memberikan dukungan emosional yang kamu butuhkan.

Kumpulkan dukungan dari keluarga dan teman-teman. Orang-orang terdekat bisa membantu kamu merasa kuat dan memberikan dukungan emosional yang kamu butuhkan.

Hindari kontak dengan si pemicu. Jangan menghubungi atau berkomunikasi dengan si pemicu, kecuali untuk memastikan keselamatan diri kamu.

Fokus pada pemulihan. Berfokus pada kesehatan mental dan emosional, dan terus berkembang dan tumbuh sebagai individu.

Jangan merasa bersalah. Jangan menganggap tindakan beracun sebagai hal yang merugikan diri kamu. Ingatlah bahwa kamu tidak bertanggung jawab atas tindakan buruk dari orang lain.

Perlahan-lahan membangun kembali hidup kamu. Carilah hal-hal baru yang menyenangkan dan fokus pada pembangunan diri untuk membangun hidup yang lebih baik dan lebih sehat.

Ingatlah, mengatasi hubungan beracun membutuhkan waktu dan usaha, tetapi dengan bantuan dan dukungan, kamu dapat memulai perjalanan menuju hidup yang lebih baik dan lebih sejahtera.


Rai Liru
Rai Liru merupakan nama pena dari salah satu penulis asal indramayu. Dia menyukai musik, tapi memiliki penyakit buta nada. Menyukai film, tapi mempunyai penyakit lupa cerita.

Kamu bisa mengunjungi akun media sosialnya di fb dengan nama yang sama, “Rai Liru”.