Trik Agar Mental Menjadi Tangguh


Penulis:        Siti Dianah
Editor:          Fatio Nurul Efendi

Cangkeman.net - Dunia memang terasa begitu kejam dan keras dengan segala bentuk permasalahan yang menguras energi. Dari bentuk permasalahan itulah yang menjadi sumber kesehatan mental terancam. Stres yang berujung depresi–hilang rasa nyaman dan kebahagiaan dengan tekanan yang berkepanjangan, bahkan tak jarang membuat penderitanya mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Saat masalah datang hingga kesehatan mental terserang, penyebab utamanya adalah ketidakmampuan beradaptasi dengan kenyataan yang tak sesuai harapan dan kewalahan atas tekanan yang dihadapi. Namun, jika seseorang mampu mengelola segala jenis stres dengan cara yang tepat, maka bentuk kekhawatiran itu tidak akan pernah ada.

Untuk itu, filosofi teras datang membawa jawaban dari persoalan yang kini banyak dihadapi banyak orang dalam menjalani kehidupan. Memang tidaklah mudah untuk mendapatkan mental yang tangguh, tetapi jika memiliki ilmu dan trik jitu dalam menghadapi permasalahan, setidaknya hal-hal buruk yang akan mencederai kewarasan seseorang bisa diantisipasi.

Ada beberapa praktik yang bisa dicoba untuk mendapatkan mental yang tangguh di tengah permasalahan kompleks dan menguras banyak energi.

1. Ritual Pagi : Bayangkan Hal-hal Buruk yang Mungkin Terjadi Hari Ini
Jika seseorang menyuruhmu atau mengatakan kepadamu tentang semuanya akan baik-baik saja, padahal dia sendiri tak bisa memberikan kepastian akan baik-baik sajanya itu. Maka, jangan dipercaya! Sebenarnya jika kita hanya memikirkan positif thinking, justru saat menghadapi kenyataan yang tak sesuai harapan–akan berakhir dengan kekecewaan. Positif thinking itu menipu kita seolah semuanya akan baik-baik saja, padahal kita sudah tahu bahwa kehidupan itu tidak dikendalikan manusia dan kehidupan tidak akan selamanya sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Sewaktu-waktu, negatif thinking juga perlu agar manusia siap menghadapi kenyataan pahit yang tak sejalan dengan harapannya. Dengan negatif thinking, seseorang bisa merencanakan sebuah alternatif jika hal yang sebelumnya direncanakan gagal. Namun, dalam negatif thinking pun bukan berarti seseorang harus terpuruk dan larut dalam rasa cemas. Pikirkan hal buruk yang mungkin terjadi dengan perasaan netral tanpa harus mendatangkan rasa cemas dan putus asa.

Bayangkan kegiatanmu hari ini dan hal negatif yang mungkin terjadi. Apakah di jalanan akan macet hingga membuat aktivasi jadi terlambat? Atau kita akan mendapatkan perlakuan tidak baik dari orang lain? Atau hal yang telah direncanakan bersama teman-temanmu batal. Bayangkan itu semua dan tanyakan pada diri sendiri, apakah hal tersebut di bawah kendalimu? Apakah itu bisa membuatmu terluka? Lalu langkah apa yang harus kamu lakukan ketika menghadapi itu semua?

2. Ritual Malam : Jawab 3 Pertanyaan Ini Sebelum Kamu Tertidur
–Hal baik apa yang telah saya lakukan hari ini?
–Hal apa yang telah saya lakukan hari ini?
–Bagaimana caranya supaya saya bisa lebih baik?

Tentunya pertanyaannya tersebut tidak dimaksudkan untuk memberi penyesalan atas apa yang dikerjakan hari ini yang memang itu di luar kendalimu. Jadikan, dari hal buruk yang telah dilakukan tidak akan diulang kembali dan jadi pelajaran untuk menjadi lebih baik. Coba ritual itu sebelum tidur dan dapatkan jawaban terbaik menurut versi dirimu untuk menemukan siapa diri kamu dan bagaimana cara menjadi kamu yang berkualitas.

3. Melatih Lapar dengan Puasa Berkala
Melatih lapar yang dimaksud bukan tentang menahan diri agar tidak makan dan membiarkan perut keroncongan, hingga menyebabkan penyakit lambung. Namun, melatih lapar di sini adalah mengatur pola makan untuk mendapat keseimbangan dan kesehatan fisik. Puasa berkala memiliki manfaat menurunkan berat badan berlebih dan meningkatkan metabolisme.

Pola makan dalam puasa ini yaitu dengan membagi hari menjadi 16 jam puasa dan 8 jam waktu makan. Selama puasa, bukan berarti tak boleh makan dan minum. Boleh minum apa pun asal tidak mengandung gula. Dengan pola makan seperti ini, tubuh mampu membakar cadangan lemak dan menurunkan berat badan serta pikiran terasa enteng. Namun, tetap saja atur pola makan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Jangan sampai salah dan menyebabkan gangguan kesehatan terjadi karena pola makan yang tak sehat.

Nah, itu tadi tiga ritual filosofi teras yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan mentalmu menjadi tangguh dan menemukan kembali jejak-jejak ketenangan yang sudah semestinya kamu miliki.

Tidak ada penyakit tanpa obat, termasuk luka batin. Tetaplah berjuang untuk kuat dan waras!

Siti Dianah

Seorang penulis kelahiran tahun 2002 di tanah Cianjur. Saat ini dia masih menjadi seorang mahasiswi di Universitas Teknologi Nusantara, juga berprofesi sebagai guru honorer di salah satu sekolah swasta Cianjur. Baginya menulis adalah jalan hidup dan kewajiban, dengan menulis dia merasa bahagia dan puas.