Love Self dan Sombong Itu Berbeda, Loh!

Annie Spratt on Unsplash

Cangkeman.net - Istilah “Love Self” saat ini sudah tidak asing untuk diucapkan atau didengar dalam sebuah obrolan. Love self  sendiri adalah sebuah kata yang jika diartikan secara harfiah memiliki arti mencintai diri sendiri. 

Seseorang yang sudah mengetahui istilah ini biasanya akan menerapkan pada dirinya sendiri sebagai bentuk penghargaan pada apa yang dimiliki. Membuat mereka menjadi lebih menghargai dan mencintai diri sendiri, menjalani kehidupan dengan nyaman, serta memiliki aura positif dalam diri kita. Mereka juga akan lebih menghargai diri dan hidup orang lain.

Tak jarang kita melihat orang di luar sana yang percaya diri terhadap apa yang dimiliki. Meskipun memiliki kekurangan, tetapi mereka tidak malu dan berani untuk menunjukan kelebihan lainnya. Mereka sadar bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing serta tidak ada standarisasi tertetu agar kita dapat diakui dalam masyarakat.

Namun, masih banyak juga yang salah mengartikan istilah love self ini. Banyak dari mereka yang bersikap egois dan seolah menganggap dirinyalah yang paling baik. Mereka terlalu mementingkan dirinya sendiri sampai lupa mengartikan bahwa sikap love self ini juga harus mampu menghargai orang lain. Bahkan tak jarang dijumpai jika mereka akhirnya menjadi sombong atas apa yang mereka miliki.

Beberapa sikap yang tertanam pada diri seseorang yang menerapkan love self adalah sikap-sikap yang seperti percaya diri, memiliki empati, saling menghargai, dan mau memperbaiki diri sendiri supaya menjadi lebih baik lagi. Sedangkan sikap sombong dapat dilihat ketika seseorang narsis, memamerkan kelebihannya, menganggap dirinya yang paling baik, serta tidak menghargai orang lain.

Percaya diri dan narsis memang memiliki kesamaan seperti sama-sama memiliki rasa percaya diri yang tinggi terhadap kualitas dan kemampuan diri. Sikap percaya diri ini biasanya ditunjukan oleh seseorang ketika akan tampil di depan umum, meskipun begitu, orang yang memiliki sikap percaya diri tetap mempunyai rasa hormat dan rasa menghargai kepada orang lain dengan menganggap bahwa semua orang memiliki derajat yang sama. Sedangkan sikap narsis ini biasa dilakukan seseorang ketika bertemu dengan orang yang dirasa lebih rendah darinya yang menganggap bahwa dirinyalah yang paling baik. Sikap narsis biasa ditunjukan seseorang supaya mendapatkan pengakuan atau citra baik dari seseorang.

Mengingat bahwa Tuhan memberikan kelebihan dan kekurangan yang berbeda pada setiap manusia. Maka kita sudah selayaknya dituntut untuk hidup dengan sikap saling menghargai. Senang rasanya jika kita memiliki kelebihan yang dapat membuat hidup kita lebih baik, tetapi janganlah berlebihan. Mengingat bahwa ada orang lain yang lebih hebat dari pada kita. Namun kita juga memiliki kekurangan yang harus kita terima dengan ikhlas. Berikanlah apresiasi kepada dirimu sebagai bentuk perjuangan yang telah kamu lakukan. Jangan egois dengan mengubah atau menuntut diri kita sendiri supaya bisa sempurna. Berubah menjadi lebih baik itu bagus, tetapi juga harus disesuaikan dengan kemampuan diri kita sendiri.

Mencintai diri sendiri tidak hanya berhubungan dengan diri kita saja, tetapi juga dengan orang lain. Sikap di mana kita harus menerima kelebihan dan kekurangan yang kita miliki dengan iklas serta sikap untuk saling menghargai kepada sesama karena kita semua memiliki derajat yang sama. Dengan menerapkan love self ini, kita akan memperbaiki kualitas hidup menjadi lebih baik lagi.

Erlinda Risa Nur Aulia

Seorang mahasiswa yang biasa dipanggil Linda. Memiliki hobi memasak dan juga menulis. Dapat ditemui di Instagram @erlindarisa187.