Lagian Cantik Itu Nggak Harus Putih, Kan?

Mojtaba Mosayebzadeh on Unsplash

Cangkeman.net - Memiliki kulit yang putih mulus juga wajah yang cantik merupakan dambaan setiap kaum hawa. Siapa sih yang tidak ingin memilikinya? Apalagi di jaman seperti ini, penampilan merupakan faktor utama dalam penilaian seseorang.

Berbicara mengenai cantik, setiap orang memiliki devinisi cantik yang berbeda-beda. Namun faktanya, menurut dokter yang bekerja di Head Medical and Training ZAP Clinic, dr Dara Ayuningtyas, meskipun cantik dapat dimaknai dengan cukup luas, namun ternyata hampir responden pada tahun 2019 memberikan jawaban yang sama, yaitu sebanyak 82,5 persen beranggapan bahwa cantik ialah memiliki kulit yang cerah dan bercahaya. Hal inilah yang membuat tren perawatan kecantikan yang menjadikan kulit wajah putih dan glowing begitu digandrungi dari tingkat usia remaja sampai dewasa.

Pada dasarnya, kebanyakan wanita Indonesia memiliki warna kulit kunung langsat dan sawo matang. Warna kulit ini menjadi ciri khas ras mongoloid-melayu yang banyak mendiami kepulauan di Indonesia.

Fenomena cantik itu harus putih, saya kira karena kita terlalu berkiblat dan membandingkan dengan bangsa barat juga ras-ras yang mendiami kawasan Asia Timur. Padahal memiliki kulit gelap itu mempunyai keunggulan lho. Salah satunya ialah mengurangi resiko kanker kulit. Karena kulit yang lebih gelap memiliki jumlah melamin yang lebih banyak, sehingga mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Lalu, apakah yang kulitnya gelap enggak cantik?

Untuk menjawab pertanyaan itu, sepertinya yang perlu dirubah adalah mindset kita mengenai devinisi cantik. Kita harus pahami bahwa cantik itu tidak selalu tentang kulit putih nan glowing, tapi juga ada yang namanya Inner Beauty yang dimiliki seorang perempuan. Inner Beauty ialah kecantikan sejati yang muncul dari dalam diri, bukan hanya sesuatu yang dipoles dari luar.

Jika kita penggemar film Hollywood kita tidak akan asing lagi dengan Viola Davis yang sempat menjadi satu-satunya aktris kulit hitam yang memenangkan Triple Crown of Acting. Viola Davis juga menjadi duta Huinger Is yang merupakan badan amal untuk melawan kelaparan.

Kita juga bisa bergeser sedikit dengan melihat dunia K-Pop. Bagi para K-Popers tentu akan sangat mengenal dengan anggota Girl Band Mamamoo, yaitu Hwasa. Ia berhasil mendobrak standar kecantikan Korea, di mana devinisi cantik di sana tentu harus memiliki kulit yang putih nan mulus.

Di tengah kemajuan zaman, muncul juga beragam perawatan kulit. Dari yang hanya dioles di luar kulit, hingga ada yang melakukan suntik kulit untuk mendapatkan kulit putih dan glowing secara sempurna. Harganya pun tak tanggung-tanggung, bisa sampai puluhan juta rupiah.

Saat ini juga para kawula muda mungkin tidak asing lagi dengan istilah skincare. Skincare adalah istilah untuk serangkaian kegiatan perawatan kulit untuk mendukung kesehatan serta kecantikan kulit. Beberapa jenis produk skincare pun marak di pasaran, dari yang harganya puluhan ribu sampai jutaan rupiah. Dari brand lokal sampai internasional pun hadir untuk menawarkan perawatan kulit terbaik agar tampil percaya diri.

Memiliki serangkaian produk skincare di rumah pun saya rasa mungkin sudah menjadi hal wajib bagi kaum hawa. Budget yang dikeluarkan pun tidak main-main. Benar memang cantik itu mahal, tapi nih leadis, banyak di antara kita yang tergiur dengan wajah dan kulit putih mulus secara instan tanpa mencari tahu kandungan apa yang terdapat dalam serangkaian produk kecantikan yang kita pakai. Alih-alih mendapatkan kulit putih mulus, malah kena penyakit. Duhhh hati-hati deh yahh!

Sempat juga beberapa waktu lalu viral perseteruan antara salah satu dokter spesialis kecantikan terkenal dengan brand ambasador sebuah merek produk kecantikan. Hal itu terjadi karena produk Brand Ambasador tadi direview oleh sang dokter dan dinyatakan mengandung bahan berbahaya bagi kulit. Ada juga oknum-oknum nakal yang dengan sengaja menjual produk kecantikan berbahaya dengan harga murah dan iming-iming kulit putih mulus yang instan.

Jujur, saya sendiri memiliki warna kulit sawo matang, tidak putih seperti porselen, apalagi wajah glowing bak pancaran sinar hyper, ehh sinar matahari maksudnya. Tapi, saya selalu tampil percaya diri dengan wajah khas sunda serta senyum serta senyum dengan lesung pipit yang mengapit membuat saya begitu tampil percaya diri. Yah walaupun terkadang muncul celutukan-celetukan dari teman-teman untuk melakukan berbagai perawatan yang bisa membuat kulit lebih putih dan juga wajah glowing. Saya meyakini, cantik itu tidak hanya dari penampilan luar diri saja, namun juga memancar dari dalam diri.

Tidak salah kita ingin memiliki kulit putih, mulus, juga glowing. Tapi faktor kesehatan harus tetap jadi prioritas utama. Jadi cantik juga tidak selalu tentang tampilan rupa yang sempurna, namun juga kepribadian yang baik selalu mempunyai daya tarik sendiri.

Indriyani

Mahasiswa miskin tanpa skill apapun yang berharap sukses. Dapat ditemua di Instagram @dzikro_annafi.