Apa Itu Cryptocurrency? Dan Kenapa NU Jatim Mengharamkannya?


Cangkeman.net - Hari Minggu kemarin, PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Jawa Timur mengadakan Batshul Masail yang salah satu hasilnya adalah mengharamkan Cryptocurrency.

Menurut Kiai Azizi Kiai Azizi Chasbullah, selaku Mushahih yang juga alumni pondok pesantren Lirboyo, Kediri, bahwa Cryptocurrency itu terdapat unsur penipuan dan tidak memiliki manfaat secara syariat.

Terus, bagaimana dong? Apakah berarti orang NU enggak boleh pakai Cryptocurrency? Emangya apa sih sebenarnya Cryptocurrency? Kok semakin ke sini semakin ramai yah? Pro kontranya sendiri juga banyak.

Oke, jadi gini. Sebelumnya kita bahas dulu nih apa itu Cryptocurrency. 

Sebenarnya, Cryptocurrency ini udah dikembangin sejak lama nih, sekitar tahun 90anlah. Tapi yang paling pertama kali menggunakan sistem blockchain itu yah Bitcoin.

Sistem blockchain inilah yang memulai dunia perkriptoan melejit karena keamanannya.

Buat yang belum tau apa itu sistem blockchain nih aku kasih gambaran sedikit. Jadi sistem blockchain sistem transaksi suatu pihak yang dicatat dan dihubungkan oleh dalam satu daftar besar.

Gini, gini. Aku kasih analogi sederhana yah. Nah pasti kita pernah dong misal kita beli rokok di Indoapril. Dan waktu kita membayar rokok tersebut, kita pernah juga membayar dengan kartu debit Bank, misalnya. Nah kalau transaksi seperti ini kan berarti kita membayar si Indoapril tadi dengan perantara pihak ke tiga, yaitu Bank tadi. Jadi kita dan pihak Indoapril mempercayakan Bank tersebut untuk menjalankan transaksi kita.

Nah kalau kita bayar dengan menggunakan koin kripto, yang terjadi adalah koin kita langsung masuk ke Indoapril secara langsung alias peer to peer. Nah tapi syaratnya adalah pihak kita dan Indoapril harus sepakat kalau koin itu bisa untuk membeli rokok. Kesepakatan itu juga disepakati oleh orang-orang lain yang mempercayai nilai dari koin tersebut. Yang berarti saat kita melakukan transaksi, semua orang mengetahui transaksi tersebut alias semuanya mencatat adanya pergerakan koin dari satu pihak ke pihak lainnya. Beginilah cara kerja blockchain.

Dengan sistem kerja yang seperti itu, keamanan transaksi jadi lebih terjaga karena sifatnya langsung tanpa melibatkan pihak lain. Serta sifatnya transparan karena transaksi diketahui semua orang. Namun meski transparan, sistem ini juga sangat aman dalam privasi karena identitas kita akan disembunyikan dalam kriptografi yang kompleks dan hanya diwakili oleh alamat publik kita. Jadi ketika kita mengirimkan koin ke pihak lain seperti Indoapril tadi, maka yang tercantum pada "catatan" semua orang adalah alamat publik kita.

Lalu cara kerja koin-koin kripto ini gimana? Apa ini bisa disebut mata uang?

Jadi gini, misalkan ada satu komunitas nih tarolah satu kelurahan. Di satu kelurahan itu semuanya menyukai rokok dan menyepakati bahwa segala transaksi menggunakan rokok. Untuk pencatatan setiap transaksi ditunjuklah misal 5 orang sebagai pencatat transaksi. Ditunjuknya mereka bukan sembarangan, mereka harus memiliki sumber daya yang memadai. Dalam hal Cryptocurrency, para pencatat transaksi ini harus memiliki sistem komputer yang kuat. Karena dengan semakin kuatnya sistem, maka proses pencatatan semakin cepat pula dan karena cepat melakukan kalkulasi, maka ia juga semakin cepat "dibayar" oleh sistem. Para pencatat ini kalau dalam dunia kripto itu namanya minner alias penambang.

Singkat cerita, lama-lama penduduk kelurahan tadi semakin banyak dan saling bertransaksi dengan rokok tadi. Karena permintaan rokok yang semakin tinggi dan jumlah rokok yang terbatas, maka terjadilah hukum "Persediaan-Permintaan" di mana semakin tinggi permintaan dan semakin sedikit persediaan, maka semakin tinggi harga barang.

Waduh kayanya cerita Cryptocurrency-nya kepanjangan jadi enggak bahas masalah Batshul Masail yang mengharamkannya nih.

Kalau begitu mungkin dilanjutkan part 2 aja nanti yah, biar enggak kepanjangan. Lama-lama Cangkeman nanti terlalu serius kalau bahasnya panjang dan serius mulu heuheu.

Oh iyah biar kalian nyambung sebelum baca part 2, alangkah baiknya kalian cari-cari tau dulu tentang Batshul Masail, NU, NU Jatim, dan hal-hal yang berkaitan di dalamnya.