Hakim Tipikor Pemvonis Koruptor Bansos Sedang Menerapkan Pepatah Bijak

Bill Oxford on Unsplash

Cangkeman.net - Mungkin kalian marah dengan argumen hakim tindak pidana korupsi yang memvonis Koruptor Bansos yang tidak lain dan tidak bukan adalah Ex Mensos, Bapak Juliari. Dalam putusannya, bapak hakim ini menyebutkan kalau ada hal yang meringankan hukuman sang koruptor, yakni karena koruptor sudah terlalu menderita dihina dan dibully oleh masyarakat.

Jadi begini loh bapak hakim yang mulia. Jangankan seorang koruptor yang mencuri uang negara yang seharusnya dibagikan untuk masyarakat di masa pandemi. Kalau ada orang yang ketauan mencuri sendal di masjid saja, pasti bakal dibully habis-habisan, malah bisa-bisa udah pada bonyok itu muka, kena hajar warga.

Pak hakim, asal bapak tau yah. Di era pandemi ini sudah banyak orang yang terbully, dihinakan, serta dicacai maki karena kemiskinan yang semakin menjadi-jadi menggerogoti. Dan penyebab salah satu kemiskinan masyrakat ini yah karena ulah-ulah pejabat seperti Pak Juliari. Apakah pak hakim bisa meringankan hukuman kita masyarakat yang dimiskinkan secara struktural ini?

Kalau masalah bullyan, hinaan, dan cercaanmah masyarakat udah lebih dari Pak Juliari. Tapi siapa yang mau meringankan beban kurungan hidupnya?

Entah apa yang ada di pikiran para hakim ini, aku bsampai berulangkali mencari sumber terpercaya tentang ucapan hakim ini. Logikaku enggak masuk babarblas loh tentang ini. Aku sempet mengira ini hoaks atau interpretasi yang salah, karena aku masih yakin, masa hakim begitu sih levelnya.

Tapi setelah dipikir-pikir, pak hakim ini sedang menerapkan petuah bijak yang sering diucapkan orang-orang yang berbunyi, "Pujian adalah racun, hinaan adalah obat."

Nah karena banyaknya hinaan kepada Pak Juliari inilah, maka hakim ini menilai sebagai obat untuk hukuman Pak Juliari yang sedang sakit, sakit moral. Jadi memang hakim ini sedang mengajarkan filosofi yang sangat mendalam.

Eh, eh tapikan Hakim juga bisa sakit, yaudah kita kasih obat lagi aja. Yahh kita hina-hina aja tuh. Kan obay yah pak....