Order Gofood Jangan Mepet Jancuk!

Gambar : Gojek

Cangkeman.net - Sudah 2 kali Ramadan kita jalani dalam suasana pandemi Covid-19. Gegara pandemi itu, banyak hal-hal biasa yang akhirnya jadi online-online, apa aja dijadiin online. Pergeseran pola kehidupan masyarakat ini selalu dibarengi dengan ketertinggalan literasi dan pemahaman masyarakat kita dalam penggunaannya yang baik dan benar, karena pada faktanya kebanyakan yang online-online ini jadinya cuma #DigitaDigiTalTaiKucing . Kemudahan dan efisiensi yang seharusnya bisa dilakukan justru malah menambah keribetan dan menyusahkan orang lain. 

Dalam soal pesan antar makanan misalnya, masih banyak diantara kita yang suka order mepet di jam-jam krusial dimana dia sendiri nggak sadar kalau :

Saat bulan puasa ini, waktu makan orang-orang jadi serempak di satu waktu yang sama, yaitu saat maghrib, dan sahur. Selebihnya orang-orang makan di jam yang berbeda kan? Nah karena jam yang sama inilah maka pasti akan terjadi crowded dan kamu harusnya bisa menyiasati itu. Bahkan sebelum ada online-online misalnya, kalau kamu ke tempat keramaian beli takjil di jam setengah 6 lewat, kamu hampir dipastikan akan terlambat berbuka, kalaupun bisa pasti sudah mepet waktunya. Karena kamu harus berjuang dalam kemacetan di jalanan yang diisi orang-orang lapar, ibu-ibu yang ngantrinya suka minta duluan, ditambah penjual yang kebingungan. Dengan Ramadan yang datang tiap tahun kamu harusnya tau itu semua akan terjadi dan memutuskan berangkat keluar lebih awal, dimana pusat peak hour belum terjadi.

"Besok-besok gw order agak cepet ah, telat mulu datengnya, udah antrinya lama. Pokoknya besok harus lebih cepet"

Sudah tau di jam-jam itu selalu ramai, makanan bisa sampai terlambat, tapi yang aneh besoknya tetap diulang lagi. Bahkan ada manusia ga ada akhlak yang malah menyalahkan kurirnya. Udah tau kamu sendiri yang ngaret, yang disalahkan orang lain, kamu nggak sadar gimana dia berjibaku di jalanan sore yang macet, antrian panjang pas lagi haus-hausnya, sementara dia sendiri belum buka puasa ketika mengantar makananmu, udah gitu dimaki-maki pula karena terlambat.

Belum lagi pas sahur, kalau memang tidak bisa menyiapkan di malam sebelumnya ya seenggaknya ketika order makanan jangan mepet imsak, imsak setengah 5 order jam 4, makanan datang pas adzan subuh, kamu marah-marah, padahal driver itu juga melewatkan jam makan sahurnya demi mengantarkan pesananmu tau!

Kamu tau kan outlet makanan di jam jam makan itu pasti ramainya nggak umum, penyajian makanan di saat keramaian kayak gitu juga bakal mengakibatkan makanannya ada kurangnya, ada lupa garam lah, nggak pake sendok lah, ditambah lagi kalau kamu minta request yang aneh-aneh ke abang kurirnya, apa mereka nggak pusing ngadepin itu semua dan itu dalam keadaan mereka juga sama-sama puasa. Sudah diberi kesempatan order lebih cepat kok malah milik desak-desakan pas saktu lagi ramai-ramainya. 

Tapi itu kan kerjaan mereka?

Oke, sekarang kamu punya kerjaan kan? Gimana kalo ada orang yang ngasih kamu kerjaan di jam-jam buka puasa yang requestnya aneh-aneh belum lagi dia mengharuskan kamu antri sampe telat buka puasa karena kamu harus mengerjakan kerjaan itu, ditambah lagi kamu dikomplen karena kerjaan itu terlambat. Kamu pasti ngedumel

"Nih orang gak tau apa ya sebentar lagi buka puasa, gw kan harus beli takjil dulu, minum dulu. Ngasih kerjaan ntar dulu kek abis gw buka puasa gitu."
Kamu pasti mengharap empati orang saat kamu di posisi itu, tapi apakah kamu juga bisa berempati dengan pengantar makananmu?

Sudah jadi sebuah kewajiban bagi kurirnya buat mengantar paket dan menuntaskan pekerjaannya. Puasa, panas terik, hujan lebat, diterjang demi pelanggan. Sayangnya kaum-kaum bgsd kadang gak ada empati memesan makanan di jam-jam sibuk tapi maunya cepat.

Di Bulan Ramadan ini, pahala kan lagi diobral nih, kenapa kita nggak nambah-nambah dengan berbuat baik atau ya seenggaknya nggak nyusahin orang lain lah. Kita bisa memesan makanan sebelum jam sibuk tiba, atau memesan di tempat yang tidak terlalu ramai agar tidak perlu mengantri. Bisa juga dengan membelikan kurirnya makanan yang kamu pesan. Gak usah jauh-jauh donasi ini itu, donasi ke circle yang bersinggungan sama kita itu lebih utama tauk!


Sekian dan selamat berbuka!