Ibadah Itu Mudah, Tingkahmu yang Mempersulit!!!

 


Cangkeman.net - Di bulan Ramadan ini, banyak umat muslim berbondong-bondong mengerjakan ibadah sebanyak-sebanyaknya. Semua dilakukan karena setiap ibadah akan dilipatgandakan nilainya di bulan ini. Hal itu tak jadi soal ketika kita mengetahui makna dari ibadah itu sendiri. Yang bermasalah adalah, ketika kita tidak mengerti apa itu ibadah, namun kita menerapkannya secara serampangan.

Ibadah itu kan tata cara seorang abdi, seorang hamba melayani Tuhannya, jika diterapkan secara serampangan, yang ada bukan pengabdian kepada Tuhan, namun pengabdian terhadap ego sendiri.

Misal begini, tidur siang di saat puasa itu termasuk ibadah, sunnah hukumnya. Tetapi ketika kamu sedang bekerja, lalu selesai sholat, tidur-tiduran di Masjid dan menganggu pekerjaanmu, itu namanya bukan Ibadah, itu melakukan kemungkaran. Tidur siang saat puasa itu memang sunnah, tapi mencari rezeki, bekerja itu kewajiban. Jangan sampai kita mendahulukan yang sunnah di atas yang wajib.

Aku punya pengalaman belum lama. Yakni saat dosen salah satu mata kuliah mengumumkan akan melakukan kelas secara daring dari jam 19.00 sampai jam 21.00. Hampir semua Mahasiswa menolaknya, karena jam segitu bentrok dengan Taraweh.

Begini loh, sebelum kelas dilakukan secara daring, kampus telah menetapkan jam masuk kampus yah jam 19.00 sampai jam 21.00 di bulan apapun. Itu konsesus bersama yang telah disepakati bersama, lalu tiba-tiba ingin dirubah secara sepihak dengan alasan ibadah. Hei, menjalankan konsensus bersama itu juga termasuk ibadah, dan bahkan wajib. Lagian Taraweh enggak harus di Masjid atau Mushollah, bisa Taraweh di rumah. Kanjeng Rasul saja hanya melakukan Taraweh di Masjid selama 3 hari. Wong ibadah itu mudah kok, tingkah-tingkah kalian aja yang bikin semuanya ruwed.

Sebenarnya aku juga enggak terlalu peduli perkuliahan mulai jam berapa, mulai pas waktu sahur juga aku gasin. Tapi kita juga harus menghargai kesibukan dosen juga, beliau mungkin perlu waktu istirahat. Terlalu malam juga bikin otak kita enggak fokus waktu kuliah. Lagian kelian-kelian orang kaya pada merhatiin aja waktu kuliah. Wong dosen ngajak interaksi aja pada diem kalian. Mending kalo enggak paham, jangan-jangan cuma login dan offcam, offmic, lalu ditinggal tuh hp. Dzalim itu namanya!!

Sudahlah, ibadah itu jangan mempersulit diri sendiri dan orang lain. Islam mengajarkan banyak keluwesan-keluwesan. Nabi sendiri banyak sekali mengajarkan keluwesan itu. Aku sering mendengar Hadist oleh para penceramah yang menceritakan Rasulullah sedang mengimami sholat, lalu mendengar bayi menangis, beliau mempercepat sholatnya, karena takut salah satu mamumnya adalah orang tua dari si bayi. 

Lagipula Ibadah itu bukan hanya perkara Sholat, Puasa, Ngaji, Zakat dll. Justru Ibadah yang paling utama, tugas yang paling utama adalah menjadi Khalifatul bil ard. Menjadi pemimpin bumi, menjaga kerukunan antar manusia, antar makhluk, buang sampah tidak sembarangan, menjaga lingkungan, menjaga kesehatan. Itu semua adalah ibadah-ibadah wajib dan sangat mudah dijalani. Nah kok kalian ngebet ngejalanin yang sunnah dengan mempersulit diri dan orang lain. Halah....